DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI — Kepulan asap hitam tiba-tiba membumbung dari belakang SDN Pabahanan, Kelurahan Pabahanan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Selasa (11/8/2026) sore.
Kobaran api sempat membuat warga dan pihak sekolah panik. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.50 Wita.
Api membakar kios nonpermanen berbahan kayu yang digunakan sebagai warung sekolah dan berada di area belakang sekolah, dekat pagar.
Melihat kobaran api yang cepat membesar disertai asap hitam, warga segera menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Respons cepat dilakukan personel Satpol PP dan Damkar Tanah Laut dengan mengerahkan unit menuju lokasi.
Petugas langsung melakukan penyemprotan ke titik api.
Hanya dalam beberapa menit, kobaran berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan sekolah maupun lingkungan sekitar.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan Damkar Tanah Laut, Totom Wahyudi, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi.
Menurutnya, meski skala kebakaran relatif kecil, kobaran api sempat menimbulkan kekhawatiran (rasa panik) karena terjadi di lingkungan sekolah.
"Memang sempat membuat pihak sekolah risau karena api sempat berkobar dan membara," ujarnya saat dikonfirmasi.
Totom menjelaskan, objek yang terbakar merupakan bangunan sederhana nonpermanen berupa warung sekolah yang berada di bagian belakang, berdekatan dengan pagar.
Dugaan sementara, api berasal dari aktivitas pembakaran sampah. Kondisi cuaca panas ditambah embusan angin cukup kencang.
Hal itu diduga membuat api dengan cepat membesar dan merambat ke material kayu yang mudah terbakar.
Beruntung, api segera diketahui dan laporan cepat disampaikan kepada petugas. Penanganan yang berlangsung sigap membuat kebakaran tidak berkembang menjadi lebih besar.
(derapwaktu.com/adh)
Komentar (0)