DERAPWAKTU.COM, KALSEL-
Operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan kembali diwarnai kecelakaan helikopter.
Kali ini, sebuah helikopter jenis Eurocopter EC225LP Super Puma yang disewa Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) jatuh ke perairan Sungai Barito.
Tepatnya di kawasan Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan, Minggu (8/11/2026) siang.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 11.58–12.15 Wita tersebut berlangsung ketika helikopter sedang menjalankan misi water bombing atau pengambilan air dari sungai untuk membantu pemadaman karhutla.
Kecelakaan ini menjadi perhatian karena terjadi hanya beberapa hari setelah helikopter Mi-17V5 TNI Angkatan Darat mengalami kecelakaan saat menjalankan misi serupa di perairan Desa Sungai Perlu, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, pada 4 November 2026.
Namun, berbeda dengan tragedi di Seruyan, perkembangan awal kecelakaan di Sungai Barito menunjukkan seluruh tiga kru helikopter berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat.
Kepastian tersebut disampaikan Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Minggu siang.
(derapwaktu.com/abdul hadi)
Komentar (0)