DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Harapan ribuan warga pesisir akhirnya mulai terwujud. Setelah lama dikeluhkan karena dipenuhi lubang besar dan rusak di banyak titik, proyek perbaikan ruas jalan penghubung antarkampung nelayan di Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanah Laut (Tala), mulai bergerak.
Pantauan Minggu (5/7/2026), alat berat telah beroperasi di lokasi. Pekerjaan diawali dari ruas jalan di wilayah Desa Takisung menuju Desa Pagatan Besar.
Di sepanjang jalur tersebut juga mulai terlihat material proyek berupa pasir dan batu yang didistribusikan ke tepi jalan sebagai persiapan pekerjaan fisik.
Selain itu, pekerja juga mulai membersihkan rumput di sisi kanan dan kiri bahu jalan.
Di sejumlah titik, pekerjaan turut mencakup pembuatan saluran atau siring di kedua sisi jalan untuk mendukung daya tahan konstruksi setelah pengaspalan selesai.
Kerusakan jalan selama ini paling parah berada di wilayah Desa Takisung dan sebagian Desa Pagatan Besar.
Lubang dengan berbagai ukuran membuat pengendara harus memperlambat kendaraan, bahkan bermanuver untuk menghindari kerusakan. Terutama saat musim hujan ketika lubang tertutup genangan air.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut sebelumnya telah memastikan penanganan jalan tersebut melalui anggaran APBD Tahun 2026 dengan nilai sekitar Rp16 miliar.
Seluruh ruas yang mengalami kerusakan signifikan ditargetkan kembali mulus sehingga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
Bupati Tanah Laut, H Rahmat Trianto, sebelumnya menegaskan pemerintah telah menyiapkan anggaran untuk mengaspal kembali ruas jalan pesisir tersebut.
"Insya Allah tahun ini akan ditangani dan diaspal kembali sehingga jalannya menjadi lebih baik. Anggarannya sudah disiapkan," ujarnya.
Dimulainya pekerjaan disambut gembira masyarakat maupun wisatawan. Hafizah, wisatawan asal Banjarbaru yang cukup sering berkunjung ke kawasan wisata Takisung, mengaku lega melihat proyek akhirnya berjalan.
"Alhamdulillah akhirnya mulai diperbaiki. Mudah-mudahan pekerjaannya lancar sehingga tidak lama lagi jalannya kembali mulus. Kalau aksesnya bagus tentu perjalanan ke pantai menjadi jauh lebih nyaman, apalagi bagi pengguna mobil yang bodinya rendah," katanya.
Menurut Hafizah, kondisi jalan yang rusak selama ini cukup mengurangi kenyamanan wisatawan menuju kawasan pantai. Ia optimistis setelah pengaspalan selesai, jumlah kunjungan wisata akan semakin meningkat.
Ruas jalan tersebut memang menjadi akses utama menuju sejumlah objek wisata andalan Kecamatan Takisung, seperti Pantai Takisung, Pantai Taman Hutan Rindang (THR), hingga Pantai Karindangan.
Selain menopang sektor pariwisata, jalan itu juga menjadi urat nadi aktivitas ekonomi masyarakat pesisir, mulai dari distribusi hasil tangkapan nelayan, hasil pertanian, hingga mobilitas pelajar dan warga antardesa.
Dengan dimulainya pekerjaan fisik tersebut, masyarakat berharap proses pembangunan berjalan sesuai jadwal.
Dengan begitu dalam waktu dekat jalan poros pesisir Takisung kembali nyaman, aman, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi maupun pariwisata di wilayah selatan Kabupaten Tanah Laut.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)