DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Dentuman keras yang memecah kesunyian subuh membangunkan Abdullah, warga yang rumahnya berada tak jauh dari lokasi kecelakaan maut di Jalan A Yani, Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 04.30 Wita.

Saat itu Abdullah masih terlelap di kamarnya. Ia mengaku langsung terbangun ketika mendengar suara benturan yang sangat keras.

"Awalnya saya kira cuma suara mobil pecah ban. Tapi bunyinya keras sekali, jadi saya langsung keluar rumah," tuturnya.

Begitu tiba di tepi jalan, Abdullah mendapati sebuah Toyota Avanza hitam sudah ringsek setelah menghantam pohon kasturi berukuran besar yang berdiri di sisi kiri jalan jika melaju dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari.

Menurutnya, pohon kasturi tersebut sudah berusia puluhan tahun dan letaknya memang sangat dekat dengan bibir aspal.

Melihat kejadian itu, Abdullah bersama warga sekitar bergegas memberikan pertolongan sebelum petugas datang.

"Sopir sudah bisa keluar sendiri, tetapi kondisinya lemah. Sementara penumpang yang duduk di samping sopir terjepit karena sisi kiri depan mobil yang paling keras menghantam pohon," bebernya.

Warga kemudian berupaya membantu mengeluarkan korban lain yang masih berada di dalam kendaraan. 

Namun, penumpang di bangku kiri depan tidak dapat diselamatkan dan meninggal  di lokasi akibat terjepit badan mobil yang ringsek.

Selain korban meninggal, Abdullah melihat beberapa penumpang lainnya mengalami luka-luka.

"Ada yang luka di bagian kepala dekat kening. Ada juga dua anak yang terluka, bahkan ada yang diduga mengalami patah tulang," ujarnya.

Ia memperkirakan terdapat tujuh orang di dalam mobil saat kecelakaan terjadi.

Abdullah juga mengungkap informasi yang didengarnya dari seorang pengemudi pikap yang sempat berhenti di lokasi. Menurut pengemudi tersebut, Avanza nahas itu sebelumnya melaju dari arah Bati-Bati dengan kondisi yang dinilai tidak stabil.

"Katanya mobil itu dari tadi jalannya sudah oleng. Sempat ingin memberi tahu pengemudinya, tapi tidak sempat karena laju mobil cukup kencang. Tidak lama kemudian terdengar kabar mobil itu menabrak pohon," ungkap Abdullah.

Hingga kini, Satlantas Polres Tanah Laut masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan tunggal tersebut. 

Polisi juga belum menyampaikan kronologi resmi maupun identitas seluruh korban.

(derapwaktu.com/dw1)