DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Musibah kebakaran yang terjadi di Desa Gunung Raja, Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, tadi malam, mengakibatkan dua rumah warga ludes terbakar.
Selain bangunan, sebuah toko grosir yang menjadi sumber mata pencaharian pemiliknya beserta sebagian besar isi dagangannya turut hangus dilalap api.
Kepala Desa Gunung Raja, Syamsiah, saat ditemui Senin (29/6/2026), mengatakan dirinya memperoleh informasi tersebut saat malam tadi berada di lokasi kejadian.
"Berdasarkan kondisi di lapangan, ada dua rumah yang terbakar habis," ujarnya.
Rumah pertama merupakan milik almarhum H Matsam yang kini ditempati sang anak yaitu Hj Rusdah bersama suakinH Arsyad.
Bangunan tersebut juga difungsikan sebagai kios kecil untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga sekitar.
Sementara rumah kedua merupakan milik Hj Muhibah. Bangunan ini sekaligus menjadi toko grosir yang menjual berbagai kebutuhan pokok hingga sarana pertanian seperti pupuk.
Sebagian bangunan terbuat dari kayu sehingga api dengan cepat menghanguskan rumah beserta toko dan barang-barang di dalamnya.
"Untuk sembako dan barang dagangan yang baru datang sebagian besar habis terbakar. Alhamdulillah, obat-obatan dan pupuk yang berada di gudang samping masih sempat diselamatkan," kata Syamsiah.
Ia mengungkapkan, rumah Hj Muhibah dihuni sekitar enam jiwa. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri.
Meski demikian, kerugian material diperkirakan sangat besar. Selain bangunan dan barang dagangan, beredar informasi bahwa uang tunai puluhan juta yang berada di dalam toko ikut hangus terbakar. Nilai pasti kerugian masih menunggu pendataan lebih lanjut.
"Malam tadi berdasar penuturan anak Hj Muhibah, juga ada uang yang ikut terbakar, kisaran Rp 40-an juta," sebut Samsiar.
Hingga kini penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.
Sebagai tindak lanjut,
Pemerintah Desa Gunung Raja pada Senin ini akan segera menyampaikan laporan resmi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut melalui instansi terkait, termasuk Dinas Sosial, agar para korban dapat segera memperoleh bantuan yang diperlukan.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)