Kegiatan memperingati Hari Sumpah Pemuda 2026 tersebut melibatkan sejumlah komunitas di Tala itu.
Mereka membagikan 1.000 masker, 350 botol air mineral, dan 350 butir vitamin.
Para anggota juga melakukan aksi pungut sampah untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Aksi sosial yang dimulai sekitar pukul 07.00 Wita itu berlangsung di depan sebuah gerai ritel modern, di sekitar kawasan Tugu Kapal Layar/Kijang Mas yang berada di Desa Sungai Jelai.
Di tengah kegiatan tersebut, Wakil Bupati Tanah Laut, HM Zazuli, secara spontan ikut bergabung dengan para relawan.
Saat melintas dalam perjalanan menuju Kota Banjarbaru untuk menghadiri sebuah acara, ia memutuskan berhenti dan turun langsung membantu membagikan masker serta air mineral kepada masyarakat.
Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Tala itu bukan bagian dari agenda resmi kegiatan. Ia bergabung secara spontan setelah melihat aksi sosial yang tengah berlangsung.
Ketua MPAI My Darling, Muhammad Khaidir, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian komunitas terhadap masyarakat sekaligus momentum untuk menumbuhkan semangat berbagi dalam peringatan Sumpah Pemuda.
Menurutnya, keterlibatan HM Zazuli menjadi tambahan semangat bagi para relawan yang sedang menjalankan aksi sosial.
“Pak Wabup spontan berhenti saat melintas, kemudian ikut membantu membagikan air minum dan masker bersama kami,” ungkap Khaidir.
Aksi Sederhana, Pesan KepedulianAksi MPAI My Darling tidak hanya berorientasi pada pembagian bantuan.
Melalui kegiatan pungut sampah, komunitas tersebut juga ingin mengingatkan bahwa kepedulian terhadap kesehatan perlu berjalan beriringan dengan kesadaran menjaga lingkungan.
Kalangan warga mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Bagus ada komunitas yang turun langsung berbagi. Masker, air minum, dan vitamin bisa bermanfaat bagi masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ujar Haikal, warga Pelaihari.
Warga lainnya, Ristanti, berharap aksi pungut sampah dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih bertanggung jawab terhadap kebersihan lingkungan.
“Jangan hanya relawannya yang memungut sampah. Masyarakat juga harus ikut menjaga kebersihan. Semoga semakin banyak komunitas yang melakukan kegiatan positif seperti ini,” tuturnya.
Khaidir menyampaikan, MPAI My Darling berencana kembali menggelar aksi serupa pada Jumat mendatang.
Melalui kegiatan ini, peringatan Sumpah Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga mendorong tumbuhnya kepedulian dan gotong royong melalui tindakan nyata.
Sementara itu, keterlibatan spontan HM Zazuli di tengah aksi tersebut memperlihatkan bagaimana kegiatan sosial yang digerakkan komunitas dapat menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah.
(derapwaktu.com/banyulangit roynalendra)
Komentar (0)