DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Turnamen sepak bola Bupati Cup Tanah Laut (Tala) 2026 diharapkan menjadi pintu bagi lahirnya pesepak bola muda berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah. 

Pemerintah Kabupaten Tala pun berkomitmen menjadikan kompetisi ini sebagai agenda tahunan untuk memperkuat pembinaan atlet lokal.

Komitmen tersebut disampaikan Bupati Tala H Rahmat Trianto saat membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup Tala 2026 di Lapangan Pertasi Kencana, Kamis (22/10/2026).

Rahmat menegaskan, kompetisi ini bukan sekadar ajang mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi ruang bagi pemain lokal untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mempererat silaturahmi antarpeserta.

“Pertandingan sepak bola ini bukan hanya soal siapa yang menang atau kalah, tetapi menjadi ajang silaturahmi. Saya tidak ingin kehilangan bibit-bibit anak hebat dan pemain sepak bola potensial dari Tala,” ujarnya.

Menurut H Rahmat, pembinaan sejak tingkat kabupaten penting agar potensi pemain muda dapat terpantau dan dikembangkan. 

Bupati Cup 2026 menjadi salah satu kesempatan untuk melihat kemampuan para pemain yang berpeluang dibina lebih lanjut.

Keberhasilan Tala meraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan tahun lalu juga menjadi motivasi untuk menjaga kesinambungan pembinaan olahraga, termasuk sepak bola.

Rahmat memastikan Bupati Cup akan terus digelar setiap tahun selama masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati HM Muhammad Zazuli.

“Bupati Cup ini akan menjadi agenda tahunan. Insyaallah, selama saya bersama Pak Muhammad Zazuli menjabat, kegiatan ini akan terus kita laksanakan,” tegasnya.

Ia juga berharap penyelenggaraan berikutnya dapat ditingkatkan ke tingkat provinsi sehingga kesempatan bertanding dan mengukur kemampuan pemain semakin luas.

Pembinaan olahraga, lanjutnya, tidak hanya menyasar sepak bola. Pemkab Tala juga mendorong kompetisi cabang olahraga lain, termasuk bola voli yang direncanakan berlangsung bulan depan. Sebelumnya, turnamen bola basket juga telah dilaksanakan.

H Rahmat berpesan agar seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kekompakan, serta mengutamakan keamanan dan kesehatan selama pertandingan.


Warga Berharap Pembinaan Berlanjut

Turnamen Bupati Cup mendapat apresiasi dari masyarakat yang berharap kompetisi tersebut tidak berhenti pada penyelenggaraan pertandingan, tetapi diikuti pembinaan yang berkelanjutan.

Husni, warga Pelaihari, menilai kompetisi antarpemain lokal dapat menjadi kesempatan bagi talenta muda untuk menunjukkan kemampuan di hadapan pelatih maupun pihak yang menangani pembinaan olahraga.

“Bagus kalau Bupati Cup rutin digelar. Harapannya, pemain muda yang punya kemampuan bisa terlihat dan mendapat kesempatan untuk berkembang, bukan hanya bermain saat turnamen,” ujarnya.

Senada, Yulia, warga Tala, berharap kompetisi tersebut dapat berlangsung tertib dan melahirkan pemain yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.

“Semoga turnamen ini benar-benar menjadi wadah pembinaan. Kalau ada pemain berbakat, mudah-mudahan ada

(derapwaktu.com/roy)