Bayi malang berjenis kelamin perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh Sutardi, warga Gang Mufakat, Kelurahan Pabahanan, yang rumahnya berada di belakang Kompi Senapan Pelaihari di kawasan Jalan Ahmad Yani.
Saat itu, sekitar pukul 07.30 Wita, ia berangkat seperti biasa untuk memeriksa rengge atau jaring penangkap ikan yang dipasangnya di sungai di bawah Jembatan Pabahanan.
"Saya turun lewat samping jembatan untuk mengecek rengge. Saat itu terdengar suara seperti bayi rintihan pelan. Awalnya saya kira suara apa, lalu saya cari asal suaranya," tutur Sutardi.
Saat mendekati sumber suara, pandangannya tertuju pada sebuah bungkusan plastik berwarna putih.
Di sekitar plastik tersebut tampak bercak-bercak merah yang diduga darah. Karena penasaran, ia memberanikan diri membuka bungkusan itu.
"Saya kaget sekali. Ternyata isinya bayi. Badannya masih ada bercak darah. Melihat kondisinya, saya menduga bayi itu baru saja dilahirkan," ujarnya.
Sutardi mengaku tidak berani mengevakuasi seorang diri. Ia kemudian memanggil warga sekitar untuk meminta bantuan.
Tidak lama kemudian, warga berdatangan ke lokasi sehingga kerumunan pun mulai terbentuk.
Di saat bersamaan, seorang anggota Babinsa yaitu Sersan Mayor (Serma) Sugiyanto, melintas di sekitar lokasi. Melihat banyak warga berkumpul, ia sempat mengira telah terjadi kecelakaan lalu lintas.
Namun setelah mengetahui adanya penemuan bayi, Serma Sugiyanto segera turun ke bawah jembatan. Bersama warga, ia kemudian mengevakuasi bayi perempuan tersebut dari bantaran sungai menuju daratan.
Selanjutnya, bayi itu langsung dibawa ke rumah sakit di Kota Pelaihari untuk mendapatkan penanganan medis secepatnya.
Peristiwa yang diperkirakan terjadi sekitar pukul 07.45 Wita itu dengan cepat menyita perhatian masyarakat. Video proses evakuasi yang beredar di berbagai grup media sosial dan aplikasi percakapan memicu rasa haru sekaligus keprihatinan warga.
Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan memastikan kronologi lengkap kasus tersebut, termasuk mendalami berbagai kemungkinan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan para saksi.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)