DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI – Niat menikmati panorama matahari terbenam di puncak Gunung Birah berujung pengalaman menegangkan bagi empat mahasiswi asal Kota Banjarmasin.
Mereka tersesat selama beberapa jam di kawasan perbukitan Desa Kandangan Lama, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut (Tala), sebelum akhirnya ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu (21/6/2026) sore hingga Senin (22/6/2026) dini hari.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kapolsek Panyipatan Iptu Wanda Satriadi menjelaskan, keempat mahasiswi berinisial SR, NS, SNA, dan M yang seluruhnya berusia 19 tahun tiba di kawasan wisata Gunung Birah sekitar pukul 15.00 Wita.
Mereka kemudian memulai pendakian sekitar pukul 16.00 Wita dengan tujuan melakukan pendakian TikTok sekaligus menikmati sunset dari puncak gunung.
Namun di tengah perjalanan, rombongan justru keluar dari jalur resmi pendakian setelah mengikuti tanda ikatan merah yang terpasang di sejumlah pohon.
"Mereka mengira tanda tersebut merupakan petunjuk jalur menuju puncak," kata Wanda, Senin (22/6/2026).
Belakangan diketahui, ikatan merah tersebut bukan penanda jalur wisata, melainkan penanda kegiatan penghijauan atau penanaman pohon yang sebelumnya dilakukan masyarakat.
Tanpa menyadari kesalahan arah, keempat mahasiswi itu terus berjalan hingga semakin jauh dari jalur pendakian utama.
Saat hari mulai gelap dan tidak kunjung menemukan puncak, mereka baru menyadari telah tersesat.
Sekitar pukul 19.30 Wita, salah seorang dari mereka menghubungi pengelola base camp untuk meminta pertolongan.
Mendapat laporan tersebut, pengelola wisata bersama relawan segera menyisir sejumlah titik yang diperkirakan menjadi lokasi keberadaan para pendaki.
Pencarian berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya sekitar pukul 22.00 Wita tim berhasil menemukan keempat mahasiswi dalam keadaan selamat.
Meski telah ditemukan, proses evakuasi menuju base camp membutuhkan waktu cukup lama karena kondisi medan yang gelap dan menurun.
"Seluruhnya berhasil dievakuasi ke base camp sekitar pukul 02.30 Wita," jelas Wanda.
Polisi memastikan tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Para mahasiswi hanya mengalami kelelahan akibat berjalan cukup jauh dan berada berjam-jam di kawasan hutan.
Setelah mendapatkan bantuan dan beristirahat di base camp, mereka kemudian dipulangkan ke rumah masing-masing di Banjarmasin.
Peristiwa ini menjadi perhatian karena Gunung Birah merupakan salah satu destinasi favorit di Tanah Laut yang kerap didatangi wisatawan untuk menikmati pemandangan alam maupun berkemah.
Para pengunjung diimbau agar mempersiapkan pendakian dengan baik, memastikan jalur yang dilalui merupakan rute resmi, serta segera berkoordinasi dengan pengelola apabila mengalami kendala selama berada di kawasan wisata.
"Situasi selama proses pencarian dan evakuasi berlangsung aman, tertib dan kondusif," pungkasnya.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)