DERAPWAKTU.COM, PELAIHARI — Masuk lima besar nominasi Kompolnas Awards 2026 menjadi momentum bagi Polres Tanah Laut (Tala) menunjukkan bahwa pelayanan kepolisian tak hanya diukur dari banyaknya program, tetapi dari seberapa jauh kehadirannya dirasakan masyarakat.
Selasa (18/8/2026), Tim Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) melakukan visitasi dan penilaian langsung ke Polres Tanah Laut. Tim dipimpin Dr Yusuf SAg MH yang datang untuk melihat kinerja, inovasi, sarana pelayanan publik sekaligus menggali penilaian dari berbagai elemen masyarakat.
Polres Tanah Laut masuk lima besar nominasi kategori Polda Kelompok A bersama Polres Banjar Polda Jawa Barat, Polres Klungkung Polda Bali, Polres Kutai Barat Polda Kalimantan Timur dan Polres Sumedang Polda Jawa Barat.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan SIK MIKmenyebut visitasi tersebut sebagai kehormatan sekaligus kesempatan bagi jajarannya untuk menunjukkan berbagai inovasi yang selama ini dibangun berdasarkan kebutuhan masyarakat.
“Polres kita dinominasikan sebagai salah satu dari lima Polres yang layak menerima penghargaan. Mudah-mudahan kunjungan hari ini dapat membuahkan hasil yang baik sehingga Polres Tanah Laut dapat memberikan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, inovasi kepolisian di Tanah Laut tidak lahir begitu saja, melainkan berangkat dari persoalan yang dihadapi masyarakat.
Salah satunya dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kapolres mengatakan, persoalan tersebut tidak mungkin diselesaikan Polres sendirian.
Penanganannya membutuhkan keterlibatan camat, Koramil, Bhabinkamtibmas, pemerintah daerah, media hingga masyarakat.
“Kalau ada api kita saling memberitahukan, saling menginformasikan, kemudian saling bahu membahu untuk memadamkan,” katanya.
Selain karhutla, Kapolres menyoroti budaya masyarakat Tanah Laut yang dinilai ikut menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
Ketika muncul persoalan sosial, penyelesaiannya diupayakan melalui kolaborasi bersama tokoh masyarakat dan unsur terkait, bukan dengan tindakan main hakim sendiri.
“Kami bangga masyarakat Tanah Laut tidak mengedepankan main hakim sendiri. Kalau ada permasalahan sosial, kita selesaikan bersama-sama,” ujarnya.
Kolaborasi tersebut, lanjutnya, juga menjadi bagian dari dukungan Polres terhadap berbagai program nasional.
Polres Tanah Laut turut mendukung program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis, pembangunan dan revitalisasi infrastruktur, bedah rumah serta kegiatan menjaga lingkungan.
Di bidang lingkungan, misalnya, jajaran kepolisian bersama Kodim dan unsur lainnya terlibat dalam kegiatan bersih-bersih pantai.
Sementara untuk ketahanan pangan, Polres Tanah Laut turut mendorong program yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Yang bisa kami lakukan dari program Bapak Presiden tentunya kami dukung. Kami bersama pemerintah daerah dan unsur lainnya terus berkolaborasi,” kata Kapolres.
Sementara itu, Ketua Tim Kompolnas Dr. Yusuf mengatakan, penilaian tidak hanya bertumpu pada paparan yang disampaikan Polres Tanah Laut.
Tim juga bertemu langsung dengan berbagai elemen masyarakat untuk memperoleh gambaran mengenai kinerja kepolisian dari perspektif publik.
“Pada saat ini kita semua telah bertemu dengan semua elemen masyarakat di Tanah Laut untuk memberikan penilaian terhadap tingkat kinerja dan prestasi Polres Tanah Laut,” katanya.
Setelah dialog dengan tokoh masyarakat dan undangan, tim kemudian melakukan pengecekan sejumlah fasilitas pelayanan.
Di antaranya Command Center 110, Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), ruang tahanan Sat Tahti serta berbagai progres dan kegiatan yang menjadi indikator penilaian.
Dr Yusuf menegaskan, kondisi sarana dan prasarana serta kualitas pelayanan publik menjadi bagian penting dalam proses penilaian Kompolnas Awards 2026.
“Kami akan melakukan analisis lebih lanjut setelah bertemu dengan tokoh masyarakat serta melakukan pengecekan sarana dan prasarana pelayanan publik di Polres Tanah Laut,” jelasnya.
Rangkaian visitasi diawali dengan penyambutan Tim Kompolnas oleh Kapolres Tanah Laut bersama jajaran pejabat utama, perwira dan Kapolsek.
Kegiatan dilanjutkan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa, paparan laporan kesatuan, foto bersama serta temu tokoh.
Pertemuan tersebut dihadiri Wakil Bupati Tala HM Zazuli, Forkopimda, TNI, pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi kepemudaan, dunia usaha, media dan berbagai elemen masyarakat.
Kapolres berharap proses penilaian tersebut tidak berhenti pada penghargaan. Lebih jauh, momentum Kompolnas Awards menjadi pemacu agar kualitas pelayanan kepolisian di Tanah Laut terus diperbaiki.
“Capaian Polres Tanah Laut bukanlah hasil kerja Polri semata, melainkan hasil kerja bersama seluruh masyarakat Kabupaten Tanah Laut,” tegasnya.
Dengan lima besar sudah di tangan, penentuan akhir kini menunggu hasil penilaian Kompolnas.
Namun bagi Polres Tanah Laut, ukuran keberhasilan tetap dikembalikan pada satu hal: seberapa besar pelayanan dan keberadaan polisi mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
(derapwaktu.com/dw1)
Komentar (0)